
Banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan parah dan memaksa ribuan warga mengungsi. Banyak rumah hanyut, fasilitas umum lumpuh, serta akses jalan dan logistik terputus. Hingga awal Desember, BNPB mencatat ratusan korban jiwa dan jutaan warga terdampak di puluhan kabupaten dan kota. Di tengah situasi darurat ini, bantuan masyarakat sangat dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari makanan, air bersih, pakaian, hingga layanan medis. Gelombang solidaritas untuk korban bencana banjir dan longsor di Sumatera terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali dari dunia pendidikan.
Sebagai wujud kepedulian, MTsNegeri 2 Tanjung Jabung Barat menggalang donasii, senin (8/12/2025). Kepala MTsN 2 Tanjung Jabung Barat, Hamise, S.Ag., M.Pd.I, menekankan pentingnya menumbuhkan rasa simpati dan empati sejak dini. “Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera telah menelan korban lebih dari -+800 jiwa, menyebabkan ribuan warga luka-luka, serta kerusakan bangunan,” jelasnya. “Melihat kondisi tersebut, kami mengajak siswa untuk mewujudkan simpati dan empati dengan menyisihkan sebagian uang secara sukarela.
Hamise, S.Ag., M.Pd.I. Juga menegaskan bahwa penggalangan dana ini bersifat sukarela penuh, tanpa paksaan. Dana tersebut rencananya akan disalurkan secara berjenjang dan terkoordinir. Donasi dari MTsNegeri 2 Tanjung Jabung Barat akan di transfer dan dikirimkan ke daerah-daerah yang terdampak bencana.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang konkret bagi siswa. Melalui aksi nyata ini, nilai-nilai kepedulian sosial, empati, dan gotong royong ditanamkan kepada generasi muda sejak dini, menunjukkan bahwa solidaritas tidak mengenal batas usia dan geografi.
|
93x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...